Mendekati Lebaran, Kejari Ogan Ilir Menjadi Sorotan: Beberapa Kepala OPD Terpantau ‘Mengendap

Ada angin segar yang berhembus dari Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Ilir di Jalan Lintas Sumatera, Indralaya Baru, Kecamatan Indralaya Utara, menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H. Ada beberapa kepala dinas (OPD) yang terlihat sedang menunggu giliran di ruang tamu Kejari. Hingga saat ini, masih menjadi misteri mengenai apa sebenarnya tujuan kedatangan mereka.
Apa Tujuan Kedatangan Para Pejabat?
Pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 11.20 WIB, media melaporkan bahwa beberapa kepala OPD dilihat sedang antre di ruang tamu Kejari. Belum ada informasi yang mampu memastikan tujuan kedatangan mereka. Hal ini menciptakan gelombang spekulasi dan pertanyaan di tengah masyarakat.
LSM: Ada Indikasi Upeti?
Budi Riski, ketua LSM Gempita Ogan Ilir, menganggap kehadiran para kepala OPD menjelang Lebaran sebagai suatu pertanda. “Ada dugaan ada upeti yang terkait dengan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), terutama mengingat waktu kedatangan mereka yang sangat berdekatan dengan Lebaran,” kata Riski.
LSM Lain: Fenomena Bukan Baru
Sejalan dengan pendapat Riski, Anwar Haliq Simatupang, Ketua Umum LSM/NGO Putra Bangsa Mandiri (PBM) Sumsel, juga menyoroti fenomena yang sama melalui Kabid Investigasi Sulyadi. Dia menyatakan bahwa fenomena tersebut bukanlah hal baru. “Ini menjadi pertanyaan, apakah ini benar-benar kunjungan silaturahmi atau ada dugaan pengumpulan dana THR,” tegasnya.
Kejari Ogan Ilir Belum Berikan Tanggapan
Kepala Kejari Ogan Ilir, Arief Syafriyanto, S.H., M.H., yang diwakili oleh Kasi Pidsus Paul Dera Brata Sinulingga, S.H., belum memberikan jawaban terkait hal ini. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi yang diberikan oleh pihak Kejari.
Transparansi: Kunci Kepercayaan Publik
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan di kalangan publik. Jika memang tujuan kunjungan tersebut adalah silaturahmi, kenapa harus ada banyak kepala OPD yang datang bersamaan menjelang Lebaran? Jika ada maksud lain, transparansi menjadi sangat penting untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat pada penegak hukum.
Kejadian ini menjadi sorotan publik dan menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak Kejari Ogan Ilir. Menjelang Lebaran, Kejari Ogan Ilir berada di bawah sorotan publik. Proses hukum yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Indonesia.