Samsat Bangkep Lakukan Razia Pajak 4 Hari, Warga Respons Positif dan Bayar di Tempat
Dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan, UPTD Pendapatan Wilayah VI Samsat Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan razia pajak selama empat hari. Kegiatan ini berlangsung dari Senin, 6 April hingga Kamis, 9 April 2026, dan bertujuan untuk menegakkan hukum terhadap kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pajaknya.
Razia Pajak Kendaraan: Sinergi Berbagai Pihak
Razia pajak yang dilaksanakan oleh Samsat Bangkep melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Satuan Lalu Lintas Polres Bangkep yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Kurniadi, SH. Selain itu, jajaran UPTD Samsat Bangkep, perwakilan Jasa Raharja, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang diwakili oleh Kabid Pendapatan, Novri, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Kepala KUPT Samsat Wilayah VI Bangkep, Nurhayati M. Latery, S.Sos., M.Si., melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Alamsyah, SH, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan efek jera kepada pelanggar serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak kendaraan. Hal ini diharapkan dapat berdampak pada peningkatan pendapatan daerah.
Proses Razia dan Edukasi Masyarakat
Setiap kendaraan yang melintas, baik roda dua maupun roda empat, akan diperiksa secara menyeluruh. Bagi pengendara yang belum melakukan pembayaran pajak, mereka diarahkan untuk membayar di tempat atau di kantor Samsat. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk menegakkan hukum, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai besaran pajak dan pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan.
Pihak Samsat juga membuka ruang komunikasi kepada masyarakat untuk memberikan masukan terkait pelayanan yang mereka terima. Hal ini menunjukkan komitmen Samsat Bangkep dalam meningkatkan kualitas layanan kepada wajib pajak.
Respons Positif dari Masyarakat
Kasat Lantas Polres Bangkep, AKP Kurniadi, SH, melaporkan bahwa respons masyarakat terhadap kegiatan ini sangat positif. Banyak pengendara yang merasa terbantu karena mereka dapat langsung mengetahui status pajak kendaraan mereka. Beberapa di antara mereka bahkan memutuskan untuk melakukan pembayaran di lokasi, sementara yang lainnya memilih untuk pergi ke kantor Samsat.
“Tujuan utama kami adalah memberikan pelayanan sekaligus pemberitahuan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mereka,” jelas Kurniadi. Ia juga menekankan pentingnya tertib berlalu lintas, termasuk penggunaan helm, kelengkapan kendaraan, dan larangan penggunaan knalpot tidak standar. Penindakan tetap dilakukan sesuai prosedur bagi mereka yang melanggar aturan.
Kontribusi Pajak terhadap Pendapatan Daerah
Kabid Pendapatan Bapenda, Novri, menyatakan bahwa setiap pembayaran pajak kendaraan bermotor memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan daerah. “Tahun ini, target opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp2,2 miliar, dan opsen lainnya sebesar Rp2,4 miliar,” terangnya.
Sementara itu, Kasi PKB dan BBNKB, Yapto K. Mamonto, SH, M.Si., menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari sosialisasi langsung kepada masyarakat agar segera memenuhi kewajiban pajaknya. “Ke depan, kami akan melakukan sosialisasi di tempat-tempat terbuka sehingga kendaraan yang menunggak pajak akan menerima surat keterangan untuk segera melakukan pembayaran,” ungkapnya.
Hasil Razia dan Rencana Ke Depan
Selama razia tersebut, sekitar 80 kendaraan terjaring, dengan sekitar 40 di antaranya langsung melakukan pembayaran di lokasi. Sisa kendaraan yang belum membayar diarahkan untuk membayar melalui loket yang telah disediakan. Yapto menegaskan bahwa razia ini akan berlanjut sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran mereka akan kewajiban pajak kendaraan.
“Kami berharap ke depan ada kebijakan yang dapat meringankan wajib pajak, seperti program pemutihan,” pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memperkuat pelayanan publik di wilayah Banggai Kepulauan.




