Pasi Intel Kodim 1301/Sangihe Ikuti Halal Bihalal Lebaran Ketupat di Petta Barat

Suasana kehangatan dan kebersamaan begitu kental terasa dalam acara Halal Bihalal Silaturahim Lebaran Ketupat yang diselenggarakan pada malam 01 Syawal 1447 Hijriah. Acara ini berlangsung di halaman Masjid Al-Jihad, yang terletak di Kampung Petta Barat, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada hari Sabtu, 28 Maret. Momen ini menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul dan merayakan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama bulan suci Ramadan.
Makna Halal Bihalal dalam Kebersamaan
Kegiatan tahunan ini dimulai pukul 20.00 WITA dan telah menjadi tradisi bagi masyarakat setempat. Halal bihalal menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi, tidak hanya di kalangan umat Muslim, tetapi juga lintas agama di wilayah Kepulauan Sangihe, khususnya di Kecamatan Tabukan Utara. Ini adalah saat yang tepat untuk membangun keakraban dan saling memahami di antara masyarakat yang beragam.
Partisipasi Pejabat dan Tokoh Masyarakat
Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat daerah serta unsur Forkopimda. Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Herry Wolf, ST, ME, hadir mewakili pemerintah daerah. Selain itu, perwakilan TNI-Polri juga turut ambil bagian, termasuk Pasi Intel Kodim 1301/Sangihe, Kapten Inf. Muhamad Yusuf, dan Kabag Ren Polres Kepulauan Sangihe, AKP Juknais Katiandagho, SE, SH. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk memelihara keamanan dan ketentraman masyarakat.
Tidak hanya itu, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat juga hadir, memperkuat pentingnya kebersamaan dalam merayakan momen ini.
Rangkaian Acara yang Berkesan
Acara Halal Bihalal dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, diikuti oleh laporan dari panitia. Sekretaris Daerah kemudian memberikan sambutan yang penuh makna, di mana ia menyampaikan hikmah ketupat sebagai simbol persatuan. Kepala Desa Petta Barat juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam acara ini. Acara ini ditutup dengan doa bersama, yang diharapkan dapat membawa berkah bagi seluruh warga.
Ramah tamah antarwarga dan tamu undangan menjadi bagian terakhir dari rangkaian acara, menciptakan suasana hangat dan akrab di antara para peserta. Ini adalah kesempatan bagi semua orang untuk saling mengenal lebih dekat dan memperkuat ikatan sosial.
Pesan Penting dari Pasi Intel Kodim 1301/Sangihe
Kapten Inf. Muhamad Yusuf, selaku Pasi Intel Kodim 1301/Sangihe, menekankan pentingnya kegiatan seperti ini dalam mempertahankan stabilitas sosial. Ia menyatakan bahwa Halal Bihalal bukan hanya sekadar tradisi, melainkan juga kesempatan untuk memperkuat rasa kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan di antara umat beragama. Hal ini sangat vital dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Kami dari TNI, khususnya Kodim 1301/Sangihe, akan terus mendukung setiap kegiatan masyarakat yang berdampak positif terhadap persatuan dan keamanan wilayah. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam acara ini sangat kami apresiasi,” ujarnya. Keterlibatan semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Keberhasilan Acara dan Pengamanan yang Terpadu
Seluruh rangkaian kegiatan Halal Bihalal berakhir pada pukul 21.00 WITA dengan aman dan lancar. Pengamanan selama acara dilakukan secara terpadu oleh personel Koramil 1301-07/Tabukan Utara dan Polsek Tabukan Utara. Keberhasilan pengamanan ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketertiban.
Dengan semangat kebersamaan dan silaturahmi yang terjalin, acara ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga penguatan komitmen untuk bersama-sama membangun masyarakat yang lebih baik. Halal bihalal lebaran ketupat berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya persatuan dalam keragaman, serta sebagai langkah nyata dalam menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk.



