Survei LIPDem Menunjukkan Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Bobby-Surya 85%

Setelah satu tahun menjalankan tugas sebagai Gubernur Sumatera Utara sejak dilantik pada 20 Februari 2025, pasangan Bobby Nasution dan Surya telah mendapatkan apresiasi yang signifikan dari masyarakat. Hal ini terungkap melalui hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Investigasi Pemilu dan Demokrasi (LIPDem) bersama dengan Jurnal Pemerintahan Medan. Survei ini mencerminkan pandangan publik mengenai kinerja mereka, yang menunjukkan adanya tingkat kepuasan publik Bobby-Surya yang mengesankan.

Rincian Hasil Survei

Survei tersebut melibatkan 800 responden yang tersebar di 33 kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari 85 persen responden merasa puas dan sangat puas dengan kinerja pemerintahan provinsi selama satu tahun terakhir. Rincian angka menunjukkan bahwa 681 dari responden menyatakan puas, sedangkan 96 responden, yang setara dengan sekitar 12 persen, menyatakan kurang puas, dan sekitar 3 persen lainnya mengaku belum puas dengan kinerja pemerintah.

Faktor Penentu Kepuasan Publik

Peningkatan kepuasan masyarakat ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain percepatan pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi yang positif, serta pelaksanaan program-program strategis oleh pemerintah daerah. Langkah-langkah ini memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

Sinergi Antara Pemerintah dan Dunia Usaha

Salah satu dukungan yang signifikan datang dari kalangan dunia usaha. Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) mengakui bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta telah mendorong pertumbuhan ekonomi provinsi, yang tercatat mencapai 7,2 persen. Hal ini menunjukkan adanya kemajuan yang positif dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Peningkatan Infrastruktur dan Respons Bencana

Masyarakat juga memberikan penilaian positif terhadap respons cepat pemerintah provinsi dalam menangani kerusakan akibat bencana. Contoh nyata terlihat dalam perbaikan jembatan dan jalan di Desa Garoga, yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir namun berhasil diperbaiki dalam waktu singkat. Ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap pemulihan infrastruktur yang vital bagi masyarakat.

Pengawasan Terhadap Lembaga Keuangan

Pemerintah provinsi juga menunjukkan langkah strategis dalam pengawasan kinerja Bank Sumut sebagai pemegang saham utama. Tindakan ini berdampak positif terhadap meningkatnya kepercayaan nasabah sepanjang tahun 2024, menciptakan stabilitas yang diperlukan dalam sektor keuangan regional.

Kebijakan Kesehatan yang Progresif

Di sektor kesehatan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meluncurkan sejumlah kebijakan strategis, termasuk program pemberian beasiswa bagi dokter spesialis untuk bertugas di daerah terpencil, seperti di Nias Utara. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan dan memperluas akses layanan medis bagi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau.

Program Universal Health Coverage (UHC)

Survei juga mencatat keberhasilan pemerintah dalam merealisasikan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, yang resmi diluncurkan pada 1 September 2025. Program kesehatan gratis melalui fasilitas mitra BPJS Kesehatan ini telah menjangkau lebih dari 15,6 juta jiwa, atau lebih dari 80 persen penduduk di Sumatera Utara. Ini adalah langkah besar dalam memastikan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Tanggapan Terhadap Tantangan dan Kritik

Meskipun ada banyak pencapaian, beberapa responden mengungkapkan keprihatinan terkait pengendalian inflasi yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius. Pada akhir 2025, inflasi di Sumatera Utara tercatat mencapai 5,32 persen, yang disebabkan oleh fluktuasi harga pangan dan emas. Namun, melalui beragam langkah strategis yang melibatkan pelaku usaha dan petani, inflasi di triwulan pertama 2026 berhasil ditekan menjadi sekitar 4,71 persen, lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional yang mencapai 4,76 persen.

Komitmen dalam Penanganan Bencana

Gubernur Bobby Nasution dikenal aktif dalam penanganan bencana, sering kali turun langsung ke lokasi yang terdampak. Dalam beberapa kesempatan, ia memilih untuk menginap di daerah terpencil untuk memastikan bahwa penanganan bencana berlangsung efektif dan untuk melihat langsung kondisi masyarakat. Tindakan ini menunjukkan kepedulian dan komitmen yang tinggi terhadap kesejahteraan rakyat.

Pemberian Bantuan Darurat

Hal ini terlihat jelas ketika banjir bandang dan longsor melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara pada 25 November 2025. Pemerintah provinsi segera menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terkena dampak, menegaskan pentingnya respons cepat dalam situasi darurat.

Evaluasi Proyek Revitalisasi

Sikap tegas Bobby juga terlihat dalam evaluasi proyek revitalisasi Stadion Teladan Medan. Ia mengingatkan akan kemungkinan pencabutan status stadion tersebut sebagai calon tuan rumah Piala AFF U-19 2026 jika progres pembangunan tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ini menunjukkan komitmen terhadap kualitas dan tanggung jawab dalam pengelolaan proyek publik.

Pandangan Tentang Kepemimpinan Bobby Nasution

Menurut Direktur LIPDem, Henry Sitorus, hasil survei menunjukkan bahwa kepemimpinan Bobby Nasution dinilai sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia oleh responden. Penilaian ini didukung oleh analisis pemberitaan media digital serta pemantauan percakapan publik di berbagai platform media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok.

Persepsi Publik Terhadap Kepemimpinan

“Secara umum, masyarakat menilai kepemimpinan Bobby Nasution cukup responsif, progresif, dan berorientasi pada percepatan pembangunan daerah,” ungkap Henry. Ini mencerminkan harapan masyarakat atas kepemimpinan yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan daerah.

Hasil survei ini menunjukkan bahwa dalam satu tahun pertama masa kepemimpinannya, pasangan Bobby Nasution dan Surya berhasil menghadirkan berbagai kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat, serta mendorong percepatan pembangunan di Sumatera Utara. Kepuasan publik yang tinggi ini menjadi indikator positif bagi keberlanjutan pemerintahan mereka ke depan.

Exit mobile version