Mengenal lebih dekat dengan Syamsul Auliya Rachman, sosok yang saat ini dikenal sebagai Bupati Cilacap. Namun, reputasinya tercoreng saat dirinya terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK pada Jumat, 13 Maret 2026. Menariknya, ia baru saja menjabat sebagai Bupati Cilacap selama satu tahun sebelum insiden ini terjadi.
Riwayat Penangkapan oleh KPK
Sebelum penangkapan Syamsul, KPK telah melakukan OTT terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Kini, giliran Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman yang terjerat OTT oleh KPK. Penangkapan ini menjadi bukti nyata bahwa KPK tidak pandang bulu dalam memberantas korupsi di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Tengah.
Profil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman
Syamsul Auliya Rachman lahir pada 30 November 1989 di Cilacap. Ia merupakan sosok muda yang memiliki pendidikan cukup tinggi. Lulusan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada tahun 2008 ini, tidak berhenti setelah mendapatkan gelar sarjana.
Pendidikan Tinggi Syamsul Auliya Rachman
Setelah lulus dari IPDN, Syamsul melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Tidak hanya itu, ia juga berhasil meraih gelar doktoral dari IPDN. Pendidikan tinggi yang ia miliki menunjukkan bahwa ia adalah sosok yang berdedikasi tinggi terhadap dunia pendidikan.
Karir Politik Syamsul Auliya Rachman
Sebagai seorang politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syamsul menjabat sebagai Bupati Cilacap untuk periode 2025-2030. Ia terpilih menjadi Bupati Cilacap dalam Pilkada 2024 bersama Ammy Amalia Fatma Surya sebagai wakilnya, dengan meraih 414.533 suara sah.
Pengalaman Birokrasi Syamsul
Sebelum menjadi Bupati Cilacap, Syamsul memiliki pengalaman yang cukup banyak di lingkungan birokrasi. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Cilacap dan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Cilacap. Selama tiga tahun, dari 2013 hingga 2016, ia menjadi Kasubag Otonomi Daerah dan Kerja Sama pada Bagian Tata Pemerintahan.
Posisi Strategis Lainnya
Syamsul juga memiliki pengalaman sebagai Kasi Trantibum di Kecamatan Kedungreja pada 2012-2013. Selain itu, pada periode 2009-2012, ia mendapat kepercayaan untuk menjadi ajudan Bupati Cilacap saat itu, Tatto Suwarto Pamuji. Pengalaman-pengalaman tersebut membentuk Syamsul menjadi sosok yang dihormati dan berpengaruh di Cilacap.
