Malaysia dan India Sepakat Menyerukan Perang di Timur Tengah Segera Diakhiri

— Paragraf 1 —

Malaysia, Demokratis

— Paragraf 2 —

Malaysia dan India sepakat menyerukan penghentian segera peperangan di Timur Tengah, yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran, serta berdampak pada negara-negara Asia Barat.

— Paragraf 3 —

Kesepakatan itu tercetus dalam dialog yang dilakukan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim dengan PM India Narendra Modi melalui sambungan telepon, Kamis (19/3/2026).

— Paragraf 4 —

“Kami sepakat untuk menyerukan penghentian segera pertempuran serta menggalang upaya untuk menjunjung suara perdamaian, diplomasi, dan dialog yang konstruktif,” kata AnwarIbrahim.

— Paragraf 5 —

Anwar menyampaikan perbincangannya dengan Modi berfokus pada perkembangan terkini di Asia Barat yang semakin memburuk, terlebih di bulan Ramadhan yang seharusnya menjadi waktu kedamaian dan ketenangan.

— Paragraf 6 —

Anwar menyampaikan sikap tegas dan konsisten Malaysia dalam mengutuk pengeboman oleh Israel terhadap Iran yang didukung oleh Amerika Serikat.

— Paragraf 7 —

“Kami juga sepakat Malaysia dan India harus bergandengan tangan untuk memperkuat suara kolektif di semua forum internasional, termasuk di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan BRICS,” ujarnya.

— Paragraf 8 —

Dia menekankan pada akhirnya, kerja sama yang solid menjadi semakin mendesak di tengah situasi ekonomi global yang suram, termasuk dampaknya terhadap ketahanan pangan.

— Paragraf 9 —

“Insyaallah, Malaysia dan India akan terus memperkuat komitmen bersama demi perdamaian dunia,” ujar Anwar. (IB)

— Paragraf 10 —

Login untuk meninggalkan komentar

Exit mobile version