Social Marketing

Istilah ini sebenarnya sudah ada sejak lama. Namun, banyak yang salah kaprah dalam pemanfaatannya. Kebanyakan para internet marketer terutama yang pemula menganggapnya sebagai memasarkan produk menggunakan social networking.

Sek..sek.. jangan-jangan yang baca belum ngeh apa itu social marketing apalagi social networking. Secara bisa dijelaskan seperti ini. Anda tahu Friendster, MySpace, Facebook dan Twitter? Nah, yang disebutkan tadi namanya social networking. Sedangkan social marketing adalah kegiatan pemasaran yang memanfaatkan social networking tadi.

Nah, rupanya keinginan untuk bersocial networking ini ditanggapi oleh para pemasar online dengan terlalu bernafsu dan tanpa strategi. Mereka melakukan add friend ke hampir semua orang bahkan menggunakan software-software untuk menambah banyak teman.

Setelah teman terkumpul, mereka langsung buka lapak dagangan dan kirim pesan masal ke semua temannya dan tentu saja isinya cuma promosi dan promosi doang. Akibatnya, teman-temannya cuma mengingat satu tombol saat pesannya datang yaitu delete.

Masih untung mereka gak tahu cara melaporkan tindakan ini. Kalau tahu, bisa kena banned tuh orang dari social networking.

Lalu seperti apa sih social networking yang benar itu? Perry Belcher – seorang yang cukup banyak memanfaatkan social networking untuk bisnis online – menjelaskan dalam videonya yang dirilis di Youtube:

Dia mengatakan bahwa social networking itu ibaratnya suatu pesta. Pesta besar!! Dimana semua orang berkumpul dan bersenda gurau serta bercengkerama satu sama lain. Jika tiba-tiba datang sales ke pesta itu kira-kira apa yang terjadi? Sudah berarti sales itu akan diusir dan dianggap mengganggu bukan?

Lalu bagaimana cara memasarkan sesuatu melalui pesta ini? Jawabnya ada BLOG!!

Saat anda bercengkrama, tentunya mereka akan bercerita tentang kehidupan mereka dan mungkin masalah-masalah yang mereka hadapi. Saat anda pertama kali bertemu, tentunya anda perlu menanyakan dimana anda tinggal dan tentu saja blog yang bercerita tentang diri anda.

Saat mereka menanyakan blog anda untuk mengenal lebih dalam kemudian anda memberikan alamat blog anda, maka kira-kira mereka akan berkunjung atau akan menghapusnya dari ingatan begitu saja? Tentunya akan berkunjung bukan? Bukankah mereka yang bertanya.

Nah, dari blog inilah anda memulai memberikan solusi berbagai masalah rekan-rekan anda di social networking.

Jadi, butuh langkah yang lebih halus dan cantik untuk melakukan pemasaran. Ingat, setiap orang memiliki kebutuhan dan mereka tiap hari membelanjakan uangnya. Adakah orang yang tidak pernah belanja sepanjang hidupnya? Nah, bila anda bisa menangkap kebutuhan mereka, tentunya akan mudah menjual sesuatu yang dibutuhkan itu bukan?

Jadi, mulailah membangun jaringan pertemanan dan mulailah memasarkan produk anda yang sesuai kebutuhan rekan-rekan anda. Semoga sukses !!

About Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web WordPress Indonesia
This entry was posted in Afiliasi & Reseller. Bookmark the permalink.

6 Responses to Social Marketing

  1. vicky says:

    Begitu ya mas…??? aku pernah nawarin barang,,, tidak secara langsung… basa basi dulu lah gitu…. tapi pas denger barang itu harus bayar… dia gak mau…. 🙁

    JAWAB:

    Gak dibaca ya? Jangan tawarkan barang di social network. Tapi ajak mereka ke blog dulu dan jadi langganan artikel kita

  2. teguh sn says:

    Benar mas, aku setuju banget.
    Oleh karena itu isi blog kita hrs update trus.

  3. @del says:

    Menarik sekali dan tidak pernah terpikirkan olehku 🙁

  4. Sofwan says:

    Benar banget, klu salesnya tiba2 datangnya pasti diusir dong.
    Tapi klu seperti yang anda sampaikan pasti lebih maknyus ya…

    Btw, itu promosi juga ya tapi nggak secara langsung.

    Thanks…

  5. hary says:

    mmm… jadi intinya pemanfaatan IT dan hobby menulis sebagai media pemasaran, jadi orang gak langsung menjudgetment kita jual barang, padahal setelah kita menjalin network kita akan menawarkan barang jualannya… bukan begitu??

  6. antik says:

    bener-bener sip dech jurus marketingnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *