Pentingnya Tanda Baca

Ngeblog berarti berbicara melalui bahasa tulisan. Untuk itu anda wajib membubuhkan tanda-tanda baca agar persepsi pembaca sama dengan persepsi anda. Walaupun di artikel sebelumnya saya menekankan bahwa ngeblog bukan seperti menulis karya ilmiah, tetapi ngeblog adalah seni berbicara menggunakan bahasa tulisan. Sehingga otomatis kaidah-kaidah penulisan juga harus diperhatikan.

Untuk menguji seberapa pentingnya sebuah tanda baca, saya akan menguji kalimat ini:

Burung Kakak Tua

Menurut anda, apa maksud tulisan “burung kakak tua” diatas? Apakah itu sebuah kalimat, atau sebuah kata benda? Barangkali anda akan membayangkan kalimat itu menyebutkan sebuah burung yang paruhnya bengkok bernama kakak tua. Tapi bisa jadi kalimat itu lain dari yang anda bayangkan. Sekarang coba baca ini:

Burung, Kakak Tua

Apa maksud kalimat diatas? Kalau tidak salah persepsi, maksudnya mengatakan pada si burung kalau Kakak udah tua. Ada jeda setelah kata burung. Sekarang bagaimana kalau kita pindah komanya menjadi seperti ini:

Burung Kakak, Tua

Sekarang siapa yang tua? Burungnya atau kakaknya? Bagaimana kalau kita kasih koma semua

Burung, Kakak, Tua

Siapa yang tua sekarang? Kalau gak salah tebak, baik burung maupun kakak sama-sama tua 🙂

Anda tahu perbedaan dari semua kata-kata diatas. Artinya benar-benar beda hanya gara-gara tanda kecil bernama koma. Jadi, jika anda ngeblog, silahkan deh buat kalimat sesuka hati. Tapi ingatlah untuk memperhatikan tanda baca. Biar pengunjung anda tidak salah persepsi.

Itu baru tanda koma. Padahal ada banyak tanda baca yang harus benar-benar anda pahami maksudnya. Penggunaan huruf kapital di semua tulisan, bisa jadi dianggap anda sedang marah-marah. Penggunaan spasi yang baik, juga akan memudahkan pengunjung membaca artikel anda.

Yuk, mari buka-buka kembali buku Pelajaran Bahasa Indonesia khususnya tentang penggunaan tanda baca. Mudah-mudahan tulisan kita makin enak dibaca oleh pengunjung semua

About Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web WordPress Indonesia
This entry was posted in Belajar Menulis. Bookmark the permalink.

2 Responses to Pentingnya Tanda Baca

  1. youbiz says:

    Ya mas..kadang-kadang kita salah mengartikan maksud suatu kalimat hanya karena tanda baca. Burung Kakak, Tua => yang tua burungnya kakak dong mas.

  2. iskandaria says:

    Hehe. Saya juga pernah menulis 2 posting yang khusus membahas kesalahan penulisan yang sering dilakukan oleh narablog/blogger. Banyak yang salah menulis kata penghubung ‘di’. Antara fungsi sebagai kata penunjuk dan sebagai imbuhan.

    Kesalahan sepele lainnya yaitu tidak menggunakan huruf besar di awal kalimat baru (setelah tanda baca titik) dan tidak memberi spasi setelah tanda baca koma. Jadinya agak sulit terbaca dan terkesan berantakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *