Memilih dan Memilah Iklan

Memiliki blog ibarat memiliki rumah di dunia maya. Terserah kita mau kita apakan rumah kita. Mau dipasang iklan mulai depan sampai belakang atau cuma iklan kecil di akhir artikel semua adalah hak prerogratif kita. Tak ada yang boleh melarangnya 🙂

Tapi kita harus ingat bahwa tujuan kita membangun blog selain menyalurkan hasrat hati yang terpendam juga agar tulisan kita dibaca oleh sebanyak mungkin orang. Nah, maka kita perlu juga memperhatikan apa yang diinginkan oleh orang lain pada blog kita.

Saya yakin semua orang gak akan keberatan ada iklan di blog bahkan terkadang ada yang dengan baik hati meng-klik iklan di blog kita untuk sekedar sebagai ucapan terima kasih atas informasi yang kita sajikan. Tapi saya juga yakin bahwa hampir semua orang akan males berkunjung ke web yang iklannya bertumpuk-tumpuk gak karuan.

Saya beberapa kali mendapatkan email yang intinya mengajak kerjasama. Dia mau meletakkan banner cafebisnis di webnya asalkan mendapatkan keanggotaan premium gratis. Lalu ketika saya cek webnya, ternyata disana sudah berderet iklan-iklan dari berbagai macam penyedia produk digital. Langsung saja saya tutup webnya dan sampaikan kalau saya tidak bersedia. Meletakkan banner saya disitu atau ndak hasilnya pasti sama saja. Nggak akan ada orang yang mau lihat web yang berderet-deret banner-nya. Lha lihat aja males apalagi mau klik.

Saya sendiri sangat jarang memasang banner di blog. Anda bisa lihat blog ini bersih dari banner. Saya lebih suka iklan bentuk teks dengan warna yang menyatu dengan blog sehingga pengunjung merasa nyaman. Itupun tidak terlalu banyak. Sekedar pemanis saja dan diletakkan di tempat yang kira-kira mudah dijangkau pengunjung tanpa mengusik rasa nyamannya.

Sudahkah anda mengevaluasi penempatan iklan-iklan di blog anda?

About Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web WordPress Indonesia
This entry was posted in Belajar Bisnis Online. Bookmark the permalink.

8 Responses to Memilih dan Memilah Iklan

  1. vitta says:

    I will, kalo udah ada iklannya, maklum blogger baru….
    salam kenal pak Lutvi….

  2. abdoorahman says:

    Saya suka kata-kata yang ini mas Lutvi “hasrat hati yang terpendam”. Nice share.

  3. fathan says:

    Baru mulai buat artikel baru lagi neh mas…koq baru muncul lagi di email saya..uda lama saya tunggu artikel yang bagus seperti ini..bisa buat bahan pertimbangan untuk blog & web saya…makasi ya mas untuk info nya..

  4. Mas, begitu terima email baru, saya baca, kerjasamanya bagaimana maksudnya, boleh dong penawarannya!, terima kasih.

  5. Saya sependapat dengan Pak Lutvy, nice info, sekalian salam kenal ….

    Best Regards

    Binsar Tobing

  6. Saya suka kata-kata pak Luvi, pandangan-pandangan kedepan untuk mengisi web yang baik dan mudah dibaca oleh pengunjung web. Informasi selanjutnya ditunggu ya..

  7. Biidu says:

    iya, buat apa karna banyak orang yang malas mengunjungi blog/web yang terlalu banyak iklannya!

  8. indra zudin says:

    wah boleh gabung gak pak, kerjasamanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *