Jangan Pernah Puas dalam Belajar

Sejak dalam kandungan, kita dibekali dengan kemampuan belajar yang mengagumkan. Konon katanya janin sudah mulai mempelajari kosakata sejak usia kandungan 4 bulan. Kemampuan ini terus tumbuh hingga usianya mencapai 5 tahun dan percepatannya akan mulai melambat.

Dalam usia 16 tahun kemampuan otak manusia dalam merekam setiap kejadian akan mulai turun dan turun. Apalagi yang otaknya jarang terpakai, maka penurunan ini akan semakin cepat.

Sebagai seorang blogger, maka kita secara tidak langsung juga telah melatih otak kita agar tidak cepat turun kemampuan kerjanya. Kenapa? Karena menjadi blogger selalu dituntut untuk memacu otak kita agar berkembang dan berkembang.

Sebagai contoh, dulu waktu awal-awal ngeblog, mungkin otak kita cuma diisi dengan bagaimana biar tulisan kita bisa muncul di internet. Kita lalu belajar install blog, belajar mengenali bagian-bagian dan fasilitas di admin area.

Selanjutnya kita mulai belajar menulis, mematahkan semua kekakuan otak akibat aneka rutinitas yang kita jalani selama ini. Oh iya, rutinitas yang kita kerjakan terus menerus tanpa kombinasi, juga merupakan penyebab kepikunan lho.. hehehe..

Karena blog sepi-sepi aja, kitapun dituntut untuk bukan cuma belajar menulis tapi juga belajar promosi. Belajar SEO, belajar segala sesuatu agar blog kita jadi rame.

Setelah blog rame, tiba saatnya kita dituntut untuk belajar lagi mengelola script-script blog agar efektif dan efisien. Bahkan ketika pengunjung sudah membludak kita masih harus belajar lagi tentang Server. Bagaimana mengelola server sehingga bisa jalan dengan baik dan lancar.

Belum lagi pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan oleh pengunjung, itu akan membuat otak anda senantiasa bekerja dengan baik dan semakin cerdas.

Itulah sebabnya kita jangan pernah merasa nyaman dalam suatu kondisi. Harus belajar dan terus belajar. Saat pengunjung blog sudah 1000 UV/day maka belajarlah bagaimana supaya bisa 2000 UV/day. Bagaimana supaya meningkat dan meningkat terus.

Saat ini saya sedang mencoba untuk menantang otak saya agar bisa mengupdate minimal 4 blog saya dalam sehari. Empat blog dengan topik dan tema yang benar-benar berbeda. Ini juga merupakan bagian dari senam otak yang perlu dilakukan agar makin lancar dalam menulis.

About Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web WordPress Indonesia

This entry was posted in Catatan. Bookmark the permalink.

7 Responses to Jangan Pernah Puas dalam Belajar

  1. baik deh…kita jangan pernah puas dalam belajar

  2. hidup harus terus semangat dan terus maju

  3. betul,betul,betul,jangan pernah puas dan berhenti untuk belajar,yang terus belajar aja masih kurang bagaimana orang yang gak mau belajar,

  4. bisa bayangin gak,waktu sebelum kita mengenal bloging di bandingin dengan sekarang,rasanya jauh banget,walaupun begitu tetap merasa kurang ilmu,

  5. yups… stuju… mas… lutvi… kita harus.. trus blajar bahkan ada pepatah blajar sampe liang kubur… xe.. xe…

    bisnis modal kecil

  6. triiwal says:

    wah bgus bgt infonya mas, ,
    memang otak kita dituntut harus bekerja

  7. setuju….emang mencari ilmu itu tidak ada batasannya karena dunia yang berkembang terus sepanjang masa 🙂

    Salam,
    Kue Nusantara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *