Bom Waktu Blog Non Komersil

Blog non komersil atau blog yang tidak menitik beratkan pada penghasilan ngeblog menurut saya adalah sebuah bom waktu. Tapi bukan bom waktu negatif, melainkan bom waktu rejeki yang sewaktu-waktu bisa meledak. Sudah menjadi hukum Ilahi kalau siapa menabur benih dia akan menuai.

Blog non komersil biasanya berisi informasi-informasi yang sangat berharga walaupun sesekali ada narsisme di dalamnya. Nah, info-info ini pastilah punya manfaat bagi sebagian orang walaupun bagi sebagian lain cuma info ecek-ecek.

Tapi lambat laun dengan bertambahnya artikel, maka bertambah banyak pula sharing ilmu yang diberikan. Apalagi dengan semakin terlatihnya pemilik blog dalam menulis maka penyampaiannya pun makin mudah dipahami. Sehingga makin banyak saja orang yang memperoleh manfaat dari tiap tulisannya.

Disinilah bom waktu mulai aktif dan siap meledak kapan saja. Hanya tinggal menunggu pemicu saja. Sepertinnya sudah terlalu banyak contoh blogger-blogger senior yang dulunya nulis di blog yang sama sekali nggak memikirkan pendapatan tapi sekarang bisa punya penghasilan jutaan hanya dengan menulis satu artikel saja.

Tapi membangun reputasi dari sebuah blog non komersial biasanya tantangannya cukup berat. Bagaimana tidak, bertahun-tahun nulis, bayar domain dan hosting tapi ndak ada pemasukan apapun dari blog itu. Kalau otaknya otak matre pasti deh dibuang tuh blog. hehehe…

Padahal hukum Allah tuh penuh misteri. Mungkin kita sharing ilmu di blog ini. Tapi di lain pihak kita dapat sharing ilmu dari orang lain di tempat lain. Dan gara-gara sharing itu kita jadi punya bisnis dan punya penghasilan. Dan herannya, walaupun blog tersebut tidak menghasilkan, tapi ada aja dana untuk memperpanjang domain dan hostingnya.

Inilah kadang yang membuat kita ini mudah menyerah. Dunia yang sudah sempit ini masih kita persempit lagi dengan asumsi kita. Saat ada yang bilang menghasilkan jutaan dari blog non komersil, biasanya orang-orang ini udah langsung kabur hehehe.. Apalagi kalau dibilang dapat jutaan dari bagi-bagi produk gratisan pasti langsung menghilang seperti ninja xixixi….

Saya ingat betul bagaimana blogger-blogger senior dulu berbagi tanpa tedeng aling-aling apapun. Dia tetap kerja dan tetap ngeblog. Tapi sekarang saat dia resign, justru duitnya makin banyak. Ada produk bagus yang dia promosikan, maka berbondong-bondong orang membelinya. Bahkan dia tak perlu teknik-teknik menyembunyikan URL yang aneh-aneh. Pembaca setianya sendiri yang mengontrol dan memastikan dialah sponsornya.

Ini bukan isapan jempol lho karena saya sendiri punya banyak member yang seperti itu. Dengan bangganya beliau mengatakan mas saya udah daftar pakai linknya mas Lutvi. Bahkan ada yang terlanjur daftar dengan referensi orang lain malah pindah ke saya gara-gara saya ikut mempromosikan.

Tidak selamanya rejeki itu datang dari apa yang anda kerjakan. Justru seringkali dia datang dari tempat yang tak pernah anda bayangkan

About Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web WordPress Indonesia

This entry was posted in Belajar Bisnis Online. Bookmark the permalink.

16 Responses to Bom Waktu Blog Non Komersil

  1. mas-tony says:

    Untuk blog-blog yang memang wahid dalam tulisannya saat ini memang banyak yang menghargai termasuk beberapa advertiser sehingga memberi peluang untuk mendapatkan / paling tidak menghargai jerih payahnya menulis. Namun bagi yang belum tantangan terberatnya adalah seberapa lama dia mau bertahan ngeblog dengan tidak mendapatkan apa/rugi dana walapun memang kepuasan tidak ternilai harganya

  2. try says:

    Sangat jarang yang bisa bertahan. Apalagi kebanyakan dari kita maunya serba instant he he

  3. Grandchief says:

    Rejeki itu memang terkadang datangnya dari tempat yang tidak terduga-duga mas Ya :mrgreen:

  4. Kata orang dulu : Tanam padi maka akan tumbuh rumput. Tapi jangan harap tanam rumput lalu tumbuh padi. Menglola Blog juga gitu ya kira-kira. Ciptakan blog berkwalitas maka uang datang. Ciptakan blog yang banyak pengunjung, maka advertiser akan datang untuk beriklan. Tinggal bilang aja Wane Piro Mas ????

  5. indra zudin says:

    Kita selalu melihat kesuksesan seseorang tanpa melihat perjuangannya. Mas, butuh pencerahan nih… sudah hampir satu tahun saya mulai berkecimpung di dunia blogging. Awal mulanya saya tertarik dengan bisnis online, terutama dengan adsense. Dan hampir satu tahun pula saya mengikuti kursus bisnis online. Semakin saya belajar semakin menjemukan. harapan tidak sesuai kenyataan. berbagai blog sudah dibuat. dari yang gratisan (puluhan blog) hingga berbayar (tiga blog) . berbagai plugin saya gunakan. dari yang gratisan hingga berbayar pula. sampai kini bisnis online-ku tak juga berbuah manis. Kapankah bom waktu itu tiba kepadaku?…

    • Lutvi Avandi says:

      Kalau anda mulai berhenti belajar dan fokus praktek insya Allah akan mulai menghasilkan. setahun ngurus puluhan blog untuk pemula, bisa tergambar bagaimana anda lompat-lompat hehehe..

      • indra zudin says:

        sepertinya memang benar apa yang dikatakan mas lutvi, saya belajarnya lompat-lompat. tapi dari mana yach saya harus memulainya? terus blog yang dah terlanjur dibangun untuk adsense enaknya di apain?….

        • Lutvi Avandi says:

          Mulai dari yang sudah ada. anda sudah punya web, maksimalkan web itu. Buka pikiran, jangan cuma berpatokan pada buku doang

  6. mulyonoaja says:

    Pemikiran mas Lutvi ini ada benarnya. Semakin hari semakin dirasakan gelagatnya. Blog-blog personal siap mendatangkan uang tanpa perlu repot repot memikirkan segala tektek bengek monetisasi.

  7. Yah namanya juga dunia maya, jadi nyata ada keberhasilan harus dibarengi pula dengan usaha-usaha nyata.

  8. Uki L says:

    Mmmm… padahal tujuan pertama blog dibuat adalah untuk media sharing (terutama gagasan, opini dan kisah hidup). Makanya saya suka kesel liat blog-blog kok isinya copy-paste, atau jualan. Ngga salah sih walaupun beberapa penyedia layanan blog seperti wordpress dari awal-awal udah ngelarang digunain tuk jualan. Makanya saya lebih seneng liat blog asing.

    Tapi, sebagai salah satu pemilik blog pribadi non komersil, saya ngga merasa nyesel kok!Malah beruntung coz bisa dapet teman, sahabat dan koneksi yang nantinya juga bisa ngasilin uang. Jumlah kunjungan bukan segalanya, yang penting kualitas pengunjung.

    Mungkin itu bedanya blog komersil dan pribadi. Blog komersil ngasilin uang (ya kalo dapet hehehe) – blog pribadi ngasilin channel (yang lebih berharga dari uang).

    Dari blog pribadi saya yang baru aktif 4 bulan, saya dapetin beberapa kerjaan tulis-menulis. (yang tentunya kalau isi blog saya cuma copy-paste atau plagiat, ngga ada orang yang tertarik). Melalui blog, orang tahu siapa saya. Jadi pada dasarnya yang di jual di blog, ya karakter saya.

    Buat rekan-rekan, mari coba kembalikan fungsi blog sebagai media sharing. Mulai cerita tentang kehidupan pribadi, siapa tau ada produser yang mau jadiin kisah anda jadi film hehehehe

  9. rizkyyudhis says:

    semoga bom waktunya singgah di blog saya…

    salam sukses~

    rizkyyudhistira.wordpress.com

    • Lutvi Avandi says:

      Jangan fokus di blognya. Rejeki itu gak melulu lewat jalan yang kita tentukan. Contohnya blog saya LutviAvandi.com nggak ada iklan sama sekali tapi duit untuk ngurusinya udah berlebihan dari arah yang lain 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *