Blogger on Mission

Entah dengan anda, tapi banyak sekali blogger yang memiliki misi terselubung dalam aktifitas bloggingnya. Menurut saya, ini sangat bagus sekali. Dengan memiliki misi, kita jadi punya arah. Tanpa ada misi, blog jadi asal nulis dan tidak punya muatan apapun. Just for fun aja. Just for fun pun sebenarnya misi juga.

Apapun yang anda tuju, sebaiknya tidak terlalu banyak berubah-ubah. Karena terlalu banyak perubahan akan cukup membekas di pengarsipan artikel anda.

Itulah sebabnya, tujuan anda ngeblog harus didesign sejak awal. Berubah haluan sih boleh, tapi jika tujuan awal telah tercapai.

Ambil contoh misi awal anda adalah personal branding. Tentunya anda perlu menjadikan blog anda sebagai sarana bernarsis ria. Tak perlu malu pamer prestasi, ikut aneka ajang nulis untuk blogger, kalau perlu ikutan lomba blogging juga oke. Blogwalking sana sini untuk nambah temen juga harus dilakoni supaya nama makin bersinar. Apalagi bisa jadi top komentator di berbagai blog, sebuah prestasi yang layak dikejar dalam misi ini.

Saat sudah jadi seleblogger, saat semua tulisan anda ditunggu-tunggu oleh para penggemar (dan pada spammer serta penjual pertamax), maka anda boleh berbesar hati (sekaligus besar kepala) bahwa misi telah sukses. “Mission Complete!” kata game-game perang.

Maka tiba waktunya mengubah haluan. Dari blogger narsis ke tingkat yang lebih tinggi. Misalnya blogger ustad dengan aneka tausiyah dan renungannya, atau jadi blogger traveling dengan cerita-cerita seru perjalanan mudiknya atau pengen jadi blogger bisnis yang banyak ngasih tips dan trik nyari duit dan bikin kaya raya.

Bawalah blog kita seperti membawa sebuah kapal pesiar. Kalau belum sampai satu pelabuhan, jangan buru-buru putar haluan. Jadinya anda cuma muter-muter di tengah lautan. Kalau bahan bakar keburu abis, terapung-apung deh anda disana selamanya, alias blognya mati suri. Baru sadar punya blog setelah ada notifikasi dari penyedia domain kalau harus memperpanjang domainnya lagi.

Jika saat ini anda termasuk kategori blogger penjual gado-gado alias isi blognya nggak jelas blas dan asal nulis (moga ndak asal copas), maka saatnya anda mulai belajar menentukan pelabuhan yang akan anda tuju. Nulis gado-gado karena baru belajar itu sah-sah saja bahkan harus untuk melatih insting. Tapi kalau selamanya gado-gado, itu sih gak pernah belajar namanya 🙂

About Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web WordPress Indonesia
This entry was posted in Catatan. Bookmark the permalink.

11 Responses to Blogger on Mission

  1. Pingback: Tweets that mention Blogger on Mission | Cafeblogger -- Topsy.com

  2. Nurjaman says:

    Wah Jadi kesindir euy, bahkan bukan cuma ganti haluan, terkadang kapalnya juga ganti, heheee

  3. Saya sering merubah design lantaran dari awal saya tidak mendesign. Tapi bukan berarti merubah haluan. Motivasi tetap seperti awal. Maklumlah ane bukan seorang designer, hanya seorang pemula didunia blogging.

    Thanks a lot for your attention

  4. chandra says:

    Gado-gado?seperti apa? apa yang dimaksud

  5. tarie says:

    salam kenal…
    thnks atas informasiny…. kayakny blog koe termasuk yang gado2 ne… heee , klik http://lestari24.blogspot.com

  6. wayan says:

    Thank atas infonya, smoga para blogger mempunyai arah ygjelas dlm menulis

  7. Parsi says:

    waduhhh…. langsung tertuju pada saya nh artikel…

  8. syahroman says:

    mantap info nya n saran nya,,,!!!!!!!

  9. Agung Sudomo says:

    oh gitu ya, hahahaha
    berarti harus punya konsep dulu, blog nya mau dibikin kayak gimana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *