Apa itu Skema Piramida?

Sudah beberapa web saya review di blog ini karena menggunakan system piramida alias money game. Saya sendiri tak mampu mereview semua web, tapi setidaknya negara punya aturan jelas soal ini. Jadi, silahkan anda merujuk ke aturan dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) untuk menilai apakah suatu system menggunakan system piramida atau bukan.

Ingat, mereka bisa saja mengatas namakan usahanya MLM bahkan banyak juga yang bilang seperti ini:

Bukan MLM
Bukan Money game
Bukan Arisan Berantai

Tapi pada kenyataannya justru kegiatan ini adalah benar-benar money game dan benar-benar arisan berantai murni.

Dan ini beberapa ciri system piramida dan money game

  1. Biaya Pendaftaran keanggotaan berikut paket produk, sangat mahal.
  2. Harga jual produk-produknya juga sangat tinggi, ada yang bisa mencapai lebih dari 10 kali lipat harga produk sejenis dipasaran.
  3. Sistem dilakukan menyerupai Multi Level Marketing, tetapi tidak sama.
  4. Misalnya masing-masing anggota dibatasi hanya boleh merekrut maksimum 2 orang. Dua orang tersebut, rekrut dua orang lain lagi dan seterusnya hingga terbentuk satu piramida juga cara-cara lain yang mirip cara ini, misalnya merekrut max. 3,4,5 anggota.
  5. Satu orang anggota boleh “membeli” lebih dari 1 keanggotaan (disebut kavling).
  6. Imbalan diberikan berdasarkan tersusunnya satu jaringan berbentuk piramida dengan jumlah orang dalam format tertentu; imbalan bukan berdasarkan presentasi atas volume penjualan dan tidak ada unsur harus memasarkan produk sampai kepada konsumen.
  7. Masa keanggotaan kadangkala berlangsung sangat singkat (hanya sampai dengan terbentuknya suatu format tertentu). Berbeda dengan perusahaan penjualan langsung, dimana anggota dapat aktif minimal 1 tahun atau bahkan seumur hidup.
  8. Program pemasaran (Marketing Plan) skema piramida sangat rumit dan susah dipelajari. Titik berat pada rekruting, bukan pada penjualan.

Ribuan orang di dunia telah kehilangan jutaan dolar karena bergabung dengan sistem pemasaran ber Skema Piramida. Banyak dari korban sadar bahwa mereka sedang berjudi (meskipun mereka tidak mengetahui bahwa mereka sedang terperangkap). Namun demikian, banyak pula korban lain mengira bahwa mereka membayar untuk modal awal membuka bisnis sendiri. Orang-orang ini telah ditipu oleh Skema Piramida yang disamarkan agar nampak seperti bisnis yang legal.

Tulisan ini bertujuan membantu Anda menghindar dari jerat Skema Piramida, baik yang sederhana atau yang tersamar. Sistem Piramida yang sederhana mirip sekali dengan surat berantai, sedangkan Sistem Piramida yang tersamar seperti serigala berbulu domba, menyembunyikan sifat asli mereka dengan tujuan menipu calon investor dan mengelabui Aparat Hukum.

Untuk itu, hati-hatilah sebelum bergabung dengan bisnis apapun. Anda bisa mengetahui bagaimana cara mengendus kecurangan ini disini: http://www.apli.or.id/this_page.php?id=7&hal=3&menu=Skema%20Piramida

Bila anda curiga terhadap suatu usaha, silahkan menghubungi:

Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia, dengan alamat Sekretariat :
Jl. Alam Segar VII/21 Pondok Indah Jakarta 12310
Telp: (021) 751 3704 Fax : (021) 759 14049
E-mail : apli@cbn.net.id

Dan buat para pelaku money game serta arisan berantai, segera hentikan usaha anda karena Undang-undang Anti Money Game akan segera disusun dan diterapkan di bumi Indonesia. Sebagaimana indutri ini telah diberangus di negara-negara maju, maka tinggal tunggu tanggal mainnya saja di Indonesia. Waspadalah.. waspadalah.. !!

About Lutvi

Bukan Ustadz, bukan Dai apalagi Kyai. Juga bukan guru. Hanya sekedar santri miskin ilmu yang coba mengamalkan 1 ayat warisan dari para ulama. Saat ini diamanahi menjadi admin web WordPress Indonesia
This entry was posted in Arisan Berantai, Scam / Tipuan. Bookmark the permalink.

6 Responses to Apa itu Skema Piramida?

  1. 1 untuk semua,semua untuk satu ya bos.trims sharingnya.

  2. program yang begini neh yang bikin alergi para anti MLM. kog ya masih ada yang percaya dan ngikut yaa..?? kurangnya knowledge kali yaa 🙄

  3. ernest says:

    kita akan dapat untung bila menjadi org yg pertama

  4. Lesus says:

    Boleh diinformasikan ke web/blog lain biar masyarakat kita jadi tahu…

  5. Fauzi says:

    Banyaknya orang terjebak “bisnis” semacam itu karena mereka ingin cepat kaya tanpa bekerja.

  6. raden says:

    semoga ini bukan cara baru untuk menipu konsumen…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *